Jumlah dan Persebaran Penduduk di Indonesia

Selasa, 18 Juni 2013

Situasi Kependudukan di Indonesia
Penduduk merupakan salah satu sumber daya yang memegang peranan cukup penting dalam perekonomian Indonesia. Penduduk dapat memacu pertumbuhan ekonomi secara berkesinambungan. Selain itu kesejahteraan penduduk juga menjadi sasaran utama proses pembangunan Indonesia, sehingga keadaan penduduk perlu mendapat perhatian, khususnya pada era globalisasi seperti saat ini.

Jumlah Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk Indonesia Menurut Propinsi Tahun 2000-2010
Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk yang besar, dari tahun ke tahun kecenderungan jumlah penduduk Indonesia terus meningkat. Jumlah penduduk Indonesia terus meningkat dari tahun 2000 sampai 2010 dengan laju pertumbuhan penduduk cenderung menurun sampai tahun 2000 dan meningkat pada tahun 2010. Jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2010 meningkat dari 205.132.458 jiwa pada tahun 2000 menjadi 237.556.363 jiwa dengan laju pertumbuhannya sebesar 1,49 persen. Laju pertumbuhan penduduk Indonesia antara tahun 2000-2010 adalah sebesar 1,49 persen, artinya setiap tahun antara tahun 2000 sampai tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia bertambah sebesar 1,49 persen-nya. 
Laju pertumbuhan penduduk Indonesia pada tahun 2000-2010 yang mengalami peningkatan dibandingkan laju pertumbuhan penduduk tahun 1990-2000 menunjukan pertambahan jumlah penduduk yang semakin besar selama periode tahun 2000-2010 dibandingkan dengan tahun 1990-2000. Tingginya laju pertumbuhan penduduk dan jumlah penduduk yang semakin besar ini dapat menimbulkan banyak permasalahan jika tidak ditangani dengan baik. Hal ini disebabkan antara lain karena laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang tidak diimbangi dengan pemerataan penyebaran penduduk, selain itu jumlah penduduk yang terus meningkat juga diikuti dengan kenaikan jumlah angkatan kerja yang tinggi.
Pada tahun 2010, sebanyak 57,48 persen penduduk Indonesia berada di pulau Jawa, sedangkan penduduk yang tinggal di pulau Maluku dan Papua tidak lebih dari 3 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Padahal jika dibandingkan, luas wilayah pulau Jawa hanya sekitar 7 persen dari seluruh wilayah daratan Indonesia, sedangkan gabungan pulau Maluku dan Papua memiliki luas wilayah sekitar 24 persen dari seluruh luas Indonesia. 
Pulau dengan luas wilayah yang lebih besar dari pulau Jawa lainnya seperti Kalimantan dan Sulawesi juga hanya dihuni oleh tidak lebih dari 13 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Hal ini menunjukkan persebaran penduduk di Indonesia pada tahun 2010 masih terpusat di pulau Jawa walaupun dengan luas wilayah yang tidak begitu luas. Sedangkan pulau-pulau yang memiliki luas wilayah lebih besar dari pulau Jawa justru hanya dihuni oleh sedikit penduduk dari total penduduk Indonesia, kecuali pulau Sumatera yang memiliki persentase sebesar 21 persen dari seluruh jumlah penduduk Indonesia.
Secara lebih rinci persebaran penduduk di Indonesia berdasarkan propinsi pada tahun 2000 dan 2010 terlihat pada gambar di bawah ini.

 Gambar 1. Peta Persebaran Penduduk Indonesia Menurut Propinsi Tahun 2000

Gambar 2. Peta Persebaran Penduduk Indonesia Menurut Propinsi Tahun 2010
Pada gambar 1 di atas terlihat bahwa pada tahun 2000, propinsi Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah adalah propinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia (ditandai dengan warna merah pada peta), sedangkan propinsi Banten memiliki tingkat kepadatan lebih rendah dibandingkan ketiga propinsi tersebut. Propinsi di luar Pulau Jawa yang memiliki jumlah penduduk cukup besar adalah Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan (ditandai dengan warna biru pada peta).

Pada gambar 2 terlihat bahwa pada tahun 2010, propinsi Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah adalah propinsi yang masih memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Sedangkan propinsi di luar Pulau Jawa yang memiliki jumlah penduduk cukup besar adalah Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan dan Sulawesi Selatan. Jika kita bandingkan jumlah penduduk berdasarkan propinsi pada tahun 2000 dan 2010 terlihat bahwa propinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur mengalami percepatan pertumbuhan penduduk dibandingkan propinsi lainnya. Hal ini terlihat dari peta dimana pada tahun 2000 kedua propinsi ini masih berwarna orange sedangkan pada tahun 2010 sudah berubah menjadi hijau. Percepatan pertumbuhan ini juga terjadi pada beberapa pulau di propinsi Maluku dan Papu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar